Category Archives: Berita Islam

Bela Ahmadiyah dan Gereja, Salah Satu Misi Obama ke Indonesia


JAKARTA (voa-islam.com) – Barack Obama akhirnya tiba di Bali kemarin (17/11/2011) untuk menghadiri KTT ASEAN di Bali. Selain acara itu, Obama juga akan mengunjungi sejumlah tempat di Pulau Dewata.

Misi yang diemban Obama adalah pembelaan terhadap sekte sesat Ahmadiyah di Indonesia. Pasalnya, sebelum kedatangannya di Bali, organisasi HAM Human Rights Watch (HRW) mendesak Obama untuk membahas sejumlah isu dengan pemimpin Indonesia, di antaranya adalah soal penyerangan massa terhadap kelompok Ahmadiyah beberapa waktu lalu.

Menurut HRW yang berbasis di New York, AS, meski hangatnya hubungan AS-Indonesia, Obama harus blak-blakan saat bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bali.

Sebelumnya, kelompok-kelompok HAM Indonesia dan internasional telah mengecam ringannya vonis hukuman yang dijatuhkan terhadap para pelaku penyerangan Ahmadiyah.

“Hubungan pemerintahan Obama yang meningkat dengan Indonesia berarti harus jujur mengenai tantangan HAM serius di Indonesia,” cetus Elaine Pearson, wakil direktur Asia di HRW seperti dilansir AFP, Rabu (16/11/2011).

“Ketidakacuhan pemerintah Indonesia atas kekerasan massa terhadap kelompok-kelompok agama dan kebrutalan oleh tentara-tentara terhadap para demonstran damai merupakan cara bagus untuk memulai,” imbuh Pearson dalam statemennya.

Pearson meminta Obama untuk mendesak SBY guna mengakhiri aturan hukum yang diskriminatif dan melindungi warga minoritas agama di Indonesia. “Obama perlu mengganti pujiannya dulu soal kebebasan beragama di Indonesia dengan beberapa pembicaraan sulit mengenai kebebasan beragama,” tandas Pearson.

Pearson juga meminta Obama untuk membahas masalah konflik di Papua.

Omong kosong Pearson ini jelas bertolak belakang dengan fakta yang sesungguhnya. Insiden kerusuhan Ahmadiyah di Cikeusik Banten adalah bentrokan berdarah yang didahului provokasi pihak Ahmadiyah. Hal ini dibuktikan dengan putusan Pengadilan Negeri Serang Banten, yang memvonis Deden Sudjana dengan hukuman enam bulan penjara. Deden divonis bersalah karena terbukti melawan pejabat hukum dan melakukan penganiayaan terhadap Idris, dalam bentrokan warga dengan Ahmadiyah di Cikeusik, 6 Februari silam.

Omong kosong Pearson lainnya adalah soal kebebasan beragama dan tekanan terhadap minoritas. Menteri Agama RI, Suryadharma Ali pernah mengungkapkan,  berdasarkan data statistik fakta di lapangan, justru tingkat pertumbuhan Gereja jauh lebih besar di banding Masjid. Dalam kurun waktu 1997 hingga 2004, pertumbuhan rumah ibadah Kristen sebesar 150 persen, Budha 360 persen, dan Hindu 400 persen. Sedangkan tingkat pertumbuhan rumah ibadah umat Islam hanya sebesar 64 persen.

Adapun penentangan berdirinya rumah Ibadah di beberapa tempat seperti kasus HKBP di Ciketing Bekasi juga Gereja Yasmin di Bogor adalah ulah pihak Kristen yang keras kepala untuk mendirikan rumah ibadah dengan cara-cara penipuan seperti pemalsuan dukungan warga.

Jelaslah bahwa kedatangan Obama ke Indonesia adalah mengusung misi ‘titipan’ para musuh Islam.

Iklan

Awas!! Obama ‘Usung’ Misi Kristenisasi dan Imperialisme


JAKARTA (voa-islam.com) – Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia dalam rangka KTT Asia Timur dan KTT Asean Plus, ditengarai ‘mengusung’ misi imperialisme dan kristenisasi.

Front Pembela Islam (FPI) yang dikenal tegas dalam amar ma’ruf nahi munkar, dengan tegas menolak kedatangan Obama karena masih menjalankan agenda imperialisme pendahulunya George W. Bush.

Menurut KH Muhammad Shabri Lubis, tak ada bedanya antara Obama dengan Bush yang masih terus membantai umat Islam dan menunjukkan keberpihakannya kepada Israel.

“Tidak ada bedanya Obama dengan George W Bush karena masih saja melakukan pembantaian terhadap umat Islam di mana tempat, dan dia belum memenuhi janjinya. Bahkan lebih parah lagi dia menunjukkan keberpihakannya kepada negara penjajah Israel, dan itu merupakan pelanggaran bagi konstitusi Republik Indonesia,” jelas Sekjen FPI itu kepada voa-islam.com Rabu Siang (16/11/2011).

Sebagaimana diketahui publik, Obama pernah berjanji akan menutup penjara Guantanamo di Kuba namun hingga detik ini tidak pernah terealisasi. Bahkan alih-alih berjanji untuk menarik pasukannya dari Iraq pun ternyata hanya tipu daya di mana justru pasukan AS itu hanya digeser ke Afghanistan. Soal Palestina jelas tidak akan pernah mungkin AS bersikap adil, sejak kampanye Obama pernah berpidato di AIPAC yang menegaskan akan melindungi Israel dari segala ancaman, maka tak heran jika AS yang justru menghalangi Palestina menjadi anggota PBB.

Wajar jika KH Shabri Lubis menilai bahwa AS merupakan simbol penjajahan di muka bumi. Karenanya, menerima atau bahkan menyambut kedatangan Obama yang mewakili kepentingan AS justru melanggar konstitusi. Menurutnya, demi menjalankan undang-undang, maka kedatangan Obama harus ditolak dan pemerintah Indonesia harusnya meninjau kembali hubungan diplomatik kedua negara.

“Saya berpendapat bahwa ini adalah bagian dari pada penjajahan di atas muka bumi  yang harus dihapuskan. Jadi patut bagi Indonesia menolak kehadiran Obama demi menjalankan Undang-Undang dan ketertiban dunia. Sudah sepatutnya untuk Indonesia melihat ulang masih pantaskah berhubungan dengan penjahat Internasional seperti Amerika Serikat ini” tutupnya.

Bawa Misi Kristenisasi

Sementara itu, Walik Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Ustadz Abu Muhammad Jibriel Abdurrahman menegaskan bahwa kedatangan Obama tak ubahnya seperti George W Bush, yaitu untuk memperkokoh posisi Kristen di Indonesia.

“Sama seperti kedatangannya yang lampau, seperti Gorge W Bush, Obama datang untuk memperkuat dan memperkokoh posisi Kristen di Indonesia,” ujarnya kepada voa-islam.com usai memberikan kuliah umum Majelis Ilmu Ar-Royan, Ahad (13/11/2011).

Abu Jibriel juga mengkhawatirkan jika Pemerintah SBY mau didikte oleh Obama, karena bisa diperalat untuk misi kristenisasi. “SBY ini dijadikan bumper untuk kristenisasi dan apa saja maunya Amerika tentang hal, ini tidak ada kata tidak oleh SBY,” jelasnya.

Selain kristenisasi, tambah Abu Jibriel, misi lain yang diusung Obama adalah menghadang perjuangan umat Islam. “Jadi kedatangan ini di samping secara formal adalah untuk memperkuat hubungan ekonomi antar Negara, tetapi sesungguhnya adalah untuk kristenisasi dan untuk menjegal perjuangan umat Islam,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum berkunjung ke Indonesia Barrack Obama mengadakan pertemuan rahasia di Gedung Putih, Selasa (8/11/2011) dengan Uskup Agung New York,  Mgr Timotius Dolan. Pertemuan Obama dengan Ketua Presidium Konferensi Waligereja Amerika Serikat (U.S. Conference of Catholic Bishops/USCCB) ini, membahas masalah-masalah yang menjadi perhatian gereja.

%d blogger menyukai ini: