Category Archives: __Konsep

PENGUMUMAN MASUK SEKOLAH

PENGUMUMAN UNTUK SISWA BARU

WAJIB HADIR DI SMA NEGERI 8 TANGERANG

TANGGAL 14 JULI 2012

PUKUL : 06.30 WIB

MEMAKAI SERAGAM LENGKAP + TOPI ASAL SEKOLAH

SNMPTN Melalui Online Mulai 10 Mei 2012

TRIBUNnews.com – Sel, 1 Mei 2012

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka seleksi calon mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang pendaftarannya mulai dibuka 10 Mei 2012 mendatang.

Laman SNMPTN untuk mengetahui informasi mengenai tata cara/aturan SNMPTN 2012 sudah bisa diakses mulai Senin (30/4/2012).

Sekretaris Eksekutif SNMPTN Panitia Lokal Bandung, Asep Gana S, mengatakan, pendaftaran SNMPTN 2012 seluruhnya hanya dilakukan secara online melalui laman http://ujian.snmptn.ac.id dan tidak ada pendaftaran melalui cara lain.

Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara online dengan mengunjungi laman dengan terlebih dahulu menyiapkan persyaratan yakni bukti pembayaran di bank Mandiri, fotokopi ijazah/tanda lulus dan SKHUN, dan file pasfoto terbaru berwarna dengan pakaian resmi ukuran 4×6 dengan resolusi sekurang-kurangnya 250 dpi dan ukuran file maksimum 100 kb.

“Agar tidak salah dalam pendaftaran, calon peserta harus sudah memahami betul prosedur pendaftaran, jangan sampai salah mendaftar karena akan merugikan calon peserta itu sendiri,” katanya pada acara jumpa pers pelaksanaan SNMPTN 2012 di University Center Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudhi, Senin (30/4/2012).

Pendaftaran secara online mulai dibuka pada 10 Mei 2012 pukul 08.00 sampai dengan 31 Mei 2012 pukul 22.00. Ujian tertulis dilakukan secara serentak pada Selasa (12/6/2012) dan Rabu (13/6/2012).

Sedangkan ujian keterampilan dilakukan pada 14-15 Juni 2012 di PTN penyelenggara ujian keterampilan. Biaya ujian Rp 150.000 untuk kelompok ujian IPA/IPS dan Rp 175.000 untuk kelompok ujian IPC.

Adapun biaya ujian keterampilan Rp 150.000 untuk per ujian keterampilan yang diikuti.

“Secara keseluruhan hampir sama. Memang ada aturan yang baru, misalnya dulu saat bayar di bank untuk dapat PIN, calon peserta akan ditanya, ujian mau di mana. Nah, tahun ini tidak ada. Seluruh proses pendaftaran dilakukan dan menjadi tanggung jawab si pendaftar atau calon peserta,” kata Asep.

Ia juga mengatakan, untuk tahun ini panitianya menyediakan kursi untuk panitia lokal Bandung 35.800 kursi dengan cadangan 1.800. Estimasi kenaikan calon peserta tahun 2012 ini 10 persen. Karena itu, bila calon peserta membeludak, panitia mempersiapkan lokasi ujian di Jatinangor.

Pendaftaran SNMPTN 2012 Melalui Online

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Mekanisme pendaftaran ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2012 berbeda dengan tahun lalu, karena pendaftaran dilakukan sepenuhnya melalui sistem “online”.

“Tahun lalu pendaftaran diproses oleh teller bank bersamaan dengan pembayaran biaya ujian, tetapi sekarang dilakukan sendiri oleh calon peserta secara `online`,” kata Ketua Panitia Lokal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012 Budi Prasetyo Widyobroto di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, dalam SNMPTN 2012, calon peserta membayar uang pendaftaran ke Bank Mandiri, kemudian mendapat “personal identification number” (PIN) dan Kode Akses Pendaftaran (KAP), yang digunakan untuk “login” ke “website” SNMPTN.

“Melalui `website` itu calon peserta mengisi biodata, memilih program studi, dan lokasi tes. Pendaftaran ujian tulis SNMPTN dimulai 10 Mei 2012 dan ditutup 31 Mei 2012,” kata Budi.

Ia mengatakan waktu pendaftaran itu berlaku untuk calon peserta yang lulus pada 2010, 2011, dan 2012. Hal itu berbeda dengan 2011, karena waktu pendaftaran untuk lulusan tahun sebelumnya dilaksanakan lebih dulu.

“Pada tahun ini waktu pendaftaran dilaksanakan secara bersamaan. Kami berharap calon peserta mendaftar awal, dan tidak perlu menunda waktu untuk menghindari kepadatan jaringan saat ribuan calon peserta melakukan pendaftaran,” katanya.

Menurut dia, saat jaringan sangat padat ada kemungkinan data pendaftar sulit masuk dalam sistem. Kondisi itu terutama terjadi saat menjelang hari terakhir pendaftaran, karena banyak calon peserta yang mendaftar.

“Oleh karena itu, untuk menghindari padatnya sistem saat ribuan calon peserta mendaftar bersamaan, alangkah baiknya mendaftar lebih awal,” kata Budi yang juga Direktur Administrasi Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM).

SBI Dibutuhkan

Mewadahi anak Cerdas Berprestasi

JAKARTA, KOMPAS-12 April 2012– Indonesia tetap perlu mengembangkan sekolah bermutu tinggi seperti sekolah bertaraf internasional atau SBI. Jika dalam pelaksanaannya rintisan sekolah bertaraf internasional menimbulkan banyak masalah, hal itu bisa diperbaiki.

 

Pandangan tersebut dikemukakan dua saksi ahli dari pemerintah, yakni Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta Slamet serta mantan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus dosen Institut Teknologi Bandung, Indra Djati Sidi, dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Rabu (11/4). Sidang uji materi Pasal 50 Ayat 3 UU nomor 20 Tahun 2003 soal RSBI/SBI yang dipimpin Ketua MK Mahfud MD kali ini mendengarkan keterangan saksi ahli dari pemerintah.

 

Menurut Slamet, menunda pelaksanaan RSBI sampai menunggu semua sekolah sempurna atau memenuhi delapan standar nasional pendidikan menyebabkan kemajuan Indonesia bakal tertinggal jauh dari Negara-negara di tingkat regional dan internasional.

 

Oleh karena itu, sekolah-sekolah RSBI/SBI di jenjang SD hingga SMA sederajat dibutuhkan Indonesia semata-mata untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang berdaya saing di dunia global.

 

Menurut Slamet, secara filosofi dan konsep, SBI itu tidak salah. SBI untuk menyiapkan SDM berkualitas dan mencerdaskan bangsa sesuai potensi dan bakat anak. Negara-negara lain juga mengembangkan SBI, seperti Malaysia, Thailand, dan Jepang.

 

Adanya SBI, kata Slamet, bermanfaat untuk mewadahi anak-anak cerdas dan menyiapkan SDM Indonesia yang berkualitas. Selain itu, SBI juga bias diandalkan untuk menghemat devisa Negara karena masyarakat tak lagi perlu menyekolahkan anak-anaknya di Luar Negeri.

 

Masalah Kompleks.

 

Indra Djati mengatakan, Indonesia memiliki spectrum masalah pendidikan yang kompleks. Namun, Indonesia tidak bias menunggu kondisi pendidikan semuanya sempurna baru berbuat. “Sangat terlambat kalau pemerintah tak mengembangkan pendidikan bermutu tinggi,” kata Indra.

Ia mengatakan, SBI disambut baik masyarakat dan diminati. “Kalau dlam pelaksanaan ada kelemahan, ya diperbaiki,” kata Indra.

 

Saksi ahli lainnya, Ibrahim Musa, mengatakan, dari kajian profil biaya pendidikan dasar RSBI oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud menunjukkan bahwa sebenarnya biaya pendidikan di sekolah RSBI masih dalam kerangka standar nasiomal pendidikan. (ELN)

%d blogger menyukai ini: