Learning Management System open source untuk sekolah

Akhir – akhir ini banyak sekolah yang mulai tertarik untuk men-implementasikan learning manajemen system. Pandangan ini juga sangat di dukung dengan adanya bantuan – bantuan dana untuk implementasi learning management system (LMS) di sekolah.

Harus di akui masih banyak sekolah yang kebingungan seperti apa LMS, ada juga yang beranggapan e-learning adalah moodle …..

Padahal banyak sekali LMS open source nan gratis yang bisa di implementasikan di sekolah.

Sekolah harusnya memilih LMS dengan fitur – fitur yang memang di butuhkan oleh sekolah. Misalnya :

1. Berbagi Materi
Fitur ini penting karena dengan adanya LMS di harapkan para guru bisa dengan mudah mendistribusikan bahan ajar atau materi kepada para siswanya.

2. Komunikasi
Fitur ini berguna untuk media komunikasi antara guru dan siswa misalnya forum, chat, message. dengan fitur ini maka para siswa akan sangat mudah berkomunikasi tanpa terbatas ruang dan waktu.

3. Soal / ujian onlin
Dengan fitur ini para guru bisa memberikan soal ujian online bagi siswa, dengan fitur ini para guru bisa menyelenggaran ujian dengan berbagai fiturnya (feedback, acak soal, acak jawaban).

4. Pengumpulan tugas online
Fitur ini berguna untuk para guru yg menginginkan pengumpulan tugas dalam bentuk file dari siswa, misalnya makalah, presentasi dan sebagainya.

5. Penyimpanan nilai
Fitur ini berguna untuk menyimpan semua jejak penilaian siswa dari guru, dengan hal ini para guru akan sangat di mudahkan dalam hal pengumpulan data nilai dari siswa, karena semua data nilai terintegrasi di LMS.

6. Report / Laporan
Fitur ini mepermudah guru untuk melihat aktivitas siswa di LMS, sehingga guru bisa dengan mudah mengetahui sejauh mana siswa – siswa mengakses materi di LMS maupun mengerjakan tugas / soal dan sebagainya.

Semua fitur diatas bisa kita dapatkan dengan menggunakan software open source yang bisa kita dapatkan di internet. Beberapa yang perlu kita perhatikan dalam memilih LMS ini salah satunya adalah kemudahan manajemen administrasinya, kemudahan instalasinya, kemudahan update nya, kemudahan akses servernya.

Karena sebagian besar LMS ini di akses di lingkungan sekolah maka kita harus memilih LMS yang support untuk di akses dari dalam lingkungan sekolah dan luar lingkungan sekolah dengan mudah, karena ada bebepara LMS yang kalau kita jalankan tanpa server DNS di tempat kita akan kesulitan kita akses dari luar.

Sumber : Maryanto

Posted on 5 Desember 2011, in E-Learning and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: